Mengantuk adalah sebuah anugrah yang diberikan oleh tuhan kepada kita dan itu gratis… Syukur-syukur setelah mengantuk kita langsung tidur, tapi pada situasi di mana kita di tuntut untuk tetap terjaga dengan minum kopi eh tapi masih saja tetap mengantuk apakah penyebabnya? Mari kita simak.

 

Minum kopi adalah salah satu cara kita untuk menghilangkan rasa kantuk, bahkan ada mitos “ngantuk? Ngopi dulu..” tapi apa daya setelah minum kopipun masih ada saja beberapa orang yang tetap merasakan ngantuk bahkan sampai tertidur.

Bukanlah suatu kelainan apabila setelah minum kopi masih tetap mengantuk. Bahkan menurut seorang dokter cara kerja kafein pada tubuh manusia itu sama semua, cuman reaksinya saja yang berbeda. Mau itu kafeinnya tinggi ataupun rendah tetap sama cara kerjanya.

Sebab terjadinya rasa kantuk walaupun orang itu sudah minum kopi ialah dikarenakan tubuhnya lambat dalam melarutkan kafein tersebut, ataupun jam tidur biologis nya benar2 kurang dari biasanya makanya dia akan tetap saja mengantuk walaupun sudah minum kopi.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Universitas Toronto,Canada dan Universitas Feinberg School of medicine, Amerika Serikat melaporkan bahwa jenis gen dengan kode CYP1A2, AHR, POR, ABCG2, dan CYP2A6 merupakan gen-gen yang tugasnya mencerna kafein dalam tubuh. Jika gen pada seseorang terdapat gen-gen ini maka tubuh akan cepat untuk mencerna kafein tersebut dan memberikan efek segar sesaat yang mengakibatkan hilangnya rasa kantuk. Sebaliknya jika pada diri seseorang tidak terdapat gen-gen ini secara lengkap maka tubuh akan lambat untuk melarutkan kafein dan tetap memberikan rasa kantuk walaupun orang itu meminum beberapa gelas kopi.

Dan adapun alasan kedua tadi sebagaimana telah di jelaskan bahwa orang tetap mengantuk setelah minum kopi karena jumlah jam tidur biasanya kurang dari seharusnya. Jadi misalnya kamu terbiasa tidur 6 jam tapi tertidur 4 jam ataupun kamu tidur 6 jam tapi tidak tertidur dengan nyenyak maka walaupun dipaksakan minum kopi akan tetap mengantuk dan kafein tidak bisa bekerja secara maksimal karena tubuh tidak terbiasa dengan cara tidur baru tersebut. Jadi berubahnya jam tidur dan kualitas tidur sangat berpengaruh.

 

Dari hasil penelitian dalam konferensi American Academy of Sleep Medicine dan Sleep Research Society di AS, mengungkapkan bahwa ketika seseorang susah tidur maka tubuh akan menghasilkan senyawa *adesonin* dalam jumlah lebih banyak agar otak memberikan sinyal ke tubuh untuk segera istirahat. Dan ketika kafein masuk ke tubuh kafein tidak bisa berbuat apa-apa alhasil rasa ngantuk tidak bisa dihindari.

Nah, berarti pesan-pesan yang sering kita lihat di jalanan untuk segera menepi beristirahat apabila mengantuk adalah betul. Memaksakan diri untuk tetap terjaga ketika kantuk datang adalah hal yang sangat berbahaya. Ada baiknya kamu meminta temanmu bergantian dalam mengendarai kendaraan apabila sedang buru-buru agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Jadi,jangan pernah dianggap remeh ya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here