Memaafkan perbuatan jahat yang telah di lakukan kepada orang yang kita cintai adalah perbuatan yang sangat sulit. Ya kisah haru ini memang susah untuk kita masukkan ke dalam logika, bagaimana mungkin seorang ayah memaafkan kan pembunuh anaknya, memeluknya dan bahkan memanggil nya dengan sebutan anakku

 

Ayah itu beranam Abdul Munim Sombat Jitmoud yang berasal dari kota Lexington, Kentucky,Aerika Serikat. Dalam persidangan kasus pembunuhan anaknya ini Munim mendapatkan kesempatan untuk langsung bertatap muka dengan pembunuh anaknya ini yang bernama Trey Alexander Refold. Dengan mata yang hampir menangis, para hadirin, jaksa dan hakim mengira bahwa Munim akan mengamuk setelah bertemu dengan pembunuh anaknya ini. Tapi setelah dia mendekat justru kejadian yang tidak pernah terduga sebelumnya terjadi. Munim malah memeluknya dengan penuh kasih sayang.


Munimpun berkata, wahai anakku aku ikhlas sudah melepas kepergian anakku Salahuddin Jitmound. Dan aku juga sudah memaafkan segala kesalahanmu yang telah engkau perbuat terhadap putraku semata wayang. Aku tidak pernah membencimu atau pun menaruh dendam kepada mu hingga saat ini.

 

Marah ku hanya tertuju kepada setan yang telah menyesatkanmu, sehingga engkaunkhilaf tak dapat menahan diri dan melakukan perbuatan yang sangat mengerikan itu. Percayalah engkau bahwa aku sungguh memaafkan mu, dalam agamaku islam mengajarkan bahwa tuhan tidak akan membuka pintu maaf kepada seseorang sampai orang yang di zhalimi tersebut memaafkan atas perbuatannya.



 

Jadi wahai anaku, telah terbuka pintu maaf untukmu, tapi ingatlah jangan kau menjauh dari Dia, carilah Dia di setiap waktumu dan bertobatlah kepadaNya maka engkau akan memiliki masa depan yang jauh lebih baik berlipat-lipat dari saat ini.

 

Relfodpun menjadi sangat shock setelah mendengar pemberian maaf dari ayah orang yang telah dia bunuh. Ia pun tak kuasa menahan tangisanya di pelukan ayah pria tua itu, ia sangat menyesal atas kejadian yang telah dilakukanya. Kalau saja hari itu dia tertidur pulas dan tidak mnegikuti ajakan temanya yang merencanakan perampokan.

Putra Munim, Salahuddin adalah seorang supir pengantar Pizza. Mobilnya tiba-tiba diberhentikan di sebuah kompleks apartemen Lexington. Salahuddin di rampok oleh Refold dan teman-temanya kemudian menikamnya hingga tewas di tempat. Kawanan begal ini kemudian membawa mobil itu kabur dan membiarkan jasad tergeletak di tengah jalan sampai masyarakat setrmpat menemukanya.


Keluarga pembunuh ini pun tak dapat menahan tangisan harunya, mereka berkali-kali mengucapkan terima kasih atas belas kasih dan ampunan yang deberikan oleh pria muslim ini.

Hukum tetaplah berjalan walaupun ayah korban telah memberikan maaf dengan sepenuh hati. Refold di jatuhi hukuman penjara selama 31 tahun. Namun yang membuat dia lega ialah karna sang ayah korban telah memaafkanya. Ia pun berjanji kepada ayah korban untuk menjadi sosok yang lebih baik, itulah janji yang ia buat terhadap pria muslim yang baik hati itu. Keluarga Refoldpun menghampiri dan menangis sejadi-jadinya mereka mengucapkan terima kasih atas pengampunan yang diberikan oleh Abdul Munim sang ayah korban.


https://youtu.be/PZoDz8Wegnk

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here